
Lapang Bola Bineka Mulai Diperbaiki: Komitmen Lurah Pasirawi Direalisasikan, Warga Apresiasi Langkah Cepat
Karawang – Setelah menuai sorotan publik akibat kerusakan parah usai gelaran cross offroad pada akhir pekan lalu, Lapang Bola Bineka di Desa Pasirawi akhirnya mulai diperbaiki. Lurah Pasirawi, Ahmad Sobari, menepati janjinya dengan menurunkan alat berat ke lokasi pada hari ini untuk memulai proses perbaikan.
Langkah cepat ini mendapat respons positif dari warga, terutama para pemuda pecinta sepak bola yang menjadikan lapangan tersebut sebagai pusat aktivitas olahraga sehari-hari
Pemulihan Dimulai: Alat Berat Turun ke Lapangan
Sejak pagi, alat berat sudah mulai bekerja meratakan kembali permukaan lapangan yang sebelumnya penuh cekungan, lumpur, dan jejak ban usai event besar yang digelar mendadak di sana. Pemindahan lokasi acara dari persawahan ke lapangan—akibat cuaca ekstrem—menjadi penyebab utama kerusakan yang memicu polemik.
Lurah Ahmad Sobari menegaskan bahwa komitmen pemerintah desa bukan sekadar ucapan.
> “Hari ini kami mulai perbaikan. Lapangan harus kembali seperti sedia kala. Setelah rapi, kami berharap para pecinta sepak bola di Pasirawi bisa lebih giat lagi berlatih dan memanfaatkan fasilitas desa dengan baik,” ujarnya.
Pemerintah desa juga mengakui bahwa pemindahan lokasi dilakukan secara mendadak akibat hujan ekstrem.
Warga Awalnya Khawatir, Kini Berharap Banyak
Lapang Bola Bineka merupakan fasilitas penting bagi pembinaan generasi muda. Karena itu, kerusakan lapangan sempat memicu kekecewaan dan kekhawatiran warga. Namun mulai bergeraknya alat berat hari ini menjadi titik terang.
Warga menilai hal ini sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah Desa Pasirawi dan Karang Taruna.
Harapan Lurah: Lapangan Rapi, Pemuda Lebih Aktif
Lurah Ahmad Sobari juga menekankan bahwa fasilitas desa harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
> “Lapangan ini untuk masyarakat. Kalau sudah rapi, saya ingin para pemuda makin semangat berlatih. Fasilitas sudah disediakan, tinggal dimaksimalkan,” tegasnya.
Penutup: Komitmen Dibuktikan, Warga Apresiasi
Polemik kerusakan lapangan kini mulai menemukan jalan keluar. Dengan turunnya alat berat dan dimulainya perbaikan, warga berharap lapang bola Bineka dapat segera kembali menjadi tempat latihan dan turnamen seperti sedia kala.
Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa komitmen pemerintah desa bukan sekadar janji, melainkan tindakan nyata demi kepentingan masyarakat.